Pentingnya Commercial Debt Collection Dalam Bisnis

Pentingnya Commercial Debt Collection Dalam Bisnis

Apabila anda pada saat ini menjalankan usaha atau bisnis, maka selama anda memberikan piutang atau kredit kepada konsumen, potensi piutang tertunggak pasti akan ada, terlepas dari seberapa besar dan seberapa lama tunggakan hutang tersebut. Demikian pula dalam bisnis, piutang tertunggak wajib untuk diatasi secepatnya dengan cara-cara yang benar, etis dan professional. Itulah pentingnya Commercial Debt Collection dalam bisnis. 

Apabila tunggakan hutang bisnis tersebut tidak segera diatasi, maka lama kelamaan cash flow (arus keuangan) perusahaan akan terganggu, operasional usaha akan terhambat dan tidak jarang pada akhirnya akan mengakibatkan hancurnya usaha tersebut. 

Ibarat tubuh manusia, piutang tertunggak adalah penyakit yang pasti akan muncul dan harus segera disembuhkan sebelum penyakit tersebut semakin meluas dan membahayakan kehidupan. 

 

Commercial Debt

Commercial debt secara umum diartikan sebagai hutang dagang atau utang bisnis,  yaitu kewajiban yang wajib dibayarkan oleh debitur kepada perusahaan (kreditur) atas suatu transaksi bisnis baik itu berupa perdagangan barang atau jasa.

Commercial debt sendiri dapat dilihat dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Misalnya dari sudut pandang waktu, ada Commercial debt jangka panjang dengan jatuh tempo lebih dari 5 tahun, Commercial debt jangka menengah dengan jatuh tempo 1 -5 tahun dan Commercial debt jangka pendek dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun. 

Dari sudut pandang jenis debiturnya, Commercial debt bisa dibedakan menjadi Commercial debt individual dimana debiturnya adalah individu / perseorangan  dan Commercial debt korporasi dimana debiturnya adalah badan hukum seperti Perseroan Terbatas, Koperasi ataupun Yayasan. 

Namun jika dilihat dari sudut pandang jaminannya, maka Commercial debt bisa dibedakan menjadi 2 jenis yaitu Commercial debt berjamin yaitu hutang yang dijamin dengan aset tertentu oleh debitur atau pihak 3 sebagai penjamin. Apabila debitur gagal untuk membayarkan kewajibannya dalam jumlah dan waktu yang telah ditentukan, maka perusahaan (kreditur) memiliki hak untuk melakukan eksekusi atas jaminan yang dimilikinya. 

Sebaliknya ada juga Commercial debt tidak berjamin yaitu hutang yang tidak dijamin dengan aset atau jaminan tertentu dari debitur atau pihak ketiga. Commercial debt semacam ini akan jauh lebih sulit penagihannya karena kurangnya konsekuensi / resiko yang harus ditanggung oleh debitur apabila debitur gagal melaksanakan kewajibannya. 

 

Apa Itu Commercial Debt Collection

Commercial Debt Collection adalah serangkaian usaha dan tindakan untuk melakukan penagihan atas utang usaha / bisnis (Commercial Debt)  baik dilakukan oleh internal perusahaan maupun oleh pihak ketiga yang ditunjuk oleh perusahaan. 

Cara-cara yang digunakan untuk melakukan Commercial Debt Collection adalah sangat beragam, mulai dari cara yang halus dan etis sampai dengan cara-cara yang tegas dan cenderung kasar. Namun secara prinsip Commercial Debt Collection yang efektif adalah penagihan dengan menggunakan metode dan pendekatan yang secara praktis dapat memotivasi dan mendorong debitur untuk membayarkan kewajibannya kepada perusahan. 

 

Siapa Yang Dapat Melakukan Commercial Debt Collection ?

Commercial Debt Collection bisa dilakukan oleh perusahaan sendiri maupun oleh pihak ketiga yang ditunjuk oleh perusahaan. 

Secara umum, untuk tahap pertama biasanya perusahaan akan menugaskan pegawai atau tim internal (baik itu marketing, finance ataupun tim internal collection) untuk melakukan Commercial Debt Collection. Ada berbagai cara yang dapat digunakan oleh pegawai atau tim internal perusahaan untuk melakukan Commercial Debt Collection antarai lain dengan mengirimkan invoice reminder, telepon, email, surat pemberitahuan, surat peringatan, penghentian pasokan barang / jasa sampai dengan kunjungan langsung ke tempat debitur.

Namun apabila Commercial Debt Collection yang dilakukan internal perusahaan tidak membuahkan hasil, maka perusahaan sebaiknya meningkatkan eskalasi proses penagihan dengan menunjuk pihak ketiga professional untuk melakukan Commercial Debt Collection. Secara umum pihak ketiga ini akan melakukan tindakan-tindakan yang lebih tegas dan lebih keras untuk melakukan penagihan antara lain dengan mengirimkan surat peringatan, kunjungan lapangan sampai dengan upaya hukum untuk lebih memotivasi debitur melaksanakan kewajiban kepada perusahaan. 

 

Pihak Ketiga Yang Melakukan Commercial Debt Collection

Commercial Debt Collection oleh pihak ketiga secara umum dapat dilakukan baik oleh Debt Collector “tradisional” maupun oleh lawyer. Ada keuntungan dan kelebihan dari masing-masing kelompok ini yaitu :Debt Collector biasa adalah sekelompok orang yang terbiasa melakukan penagihan piutang dengan pendekatan personal. Dengan pendekatan ini maka hutang yang biasanya efektif ditagih adalah hutang personal dengan jumlah tertentu. Apabila perusahaan menggunakan pihak ketiga ini, maka pastikan agar seluruh tindakan yang dilakukan tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku sehingga tidak menimbulkan resiko lebih lanjut untuk perusahaan. 

Lawyer atau advokat adalah profesional di bidang hukum yang memiliki lisensi advokat untuk melakukan jasa hukum termasuk melakukan jasa hukum penagihan komersial. Secara umum pendekatan yang digunakan oleh lawyer untuk melakukan Commercial Debt Collection adalah dengan menggunakan pendekatan hukum yang dalam banyak perkara tidak selalu efektif untuk memotivasi atau mendorong debitur membayarkan kewajibannya. Apabila perusahaan menggunakan pihak ketiga ini, maka pastikan agar tindakan dan upaya hukum yang dilakukan adalah tepat, praktis dan efektif untuk membuat debitur membayarkan kewajibannya kepada perusahaan.

Dengan kelebihan dan kekurangan di atas, maka sangat disarankan agar perusahaan dapat memilih pihak ketiga yang benar-benar tepat dan efektif melakukan pendekatan kepada Debitur untuk membayarkan kewajibannya. Beberapa tips yang dapat digunakan oleh Perusahaan dalam menentukan pihak ketiga untuk melakukan Commercial Debt Collection adalah sbb :

  1. Pihak ketiga yang ditunjuk memiliki ijin resmi dan profesional untuk melakukan Commercial Debt Collection. Akan lebih aman bagi perusahaan apabila menunjukan kantor hukum atau kantor advokat resmi yang berpengalaman dan memiliki spesialisasi di bidang penagihan komersial.
  2. Pihak ketiga memiliki rekam jejak dan pengalaman yang mendalam dalam melakukan penagihan. Hal ini penting untuk memastikan tindakan yang dilakukan adalah tidak sekedar teori dan benar-benar efektif untuk membuat debitur membayarkan kewajibannya. Rekam jejak atau pengalaman ini biasanya terlihat dari banyaknya klien, perkara maupun penghargaan yang diterima. 
  3. Pastikan seluruh cara yang dilakukan oleh pihak ketiga adalah cara-cara yang profesional, aman dan legal. Jangan sampai tindakan yang dilakukan oleh pihak ketiga justru akan menjadi bumerang dan menimbulkan risiko hukum lebih lanjut kepada perusahaan. 
  4. Pihak ketiga dapat menawarkan biaya yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Jangan sampai kerugian finansial perusahaan menjadi bertambah semata-mata karena pihak ketiga meminta biaya di depan tanpa ada jaminan keberhasilan dalam penagihan. 

 

Bagaimana Cara Debt Recovery Indonesia Melakukan Commercial Debt Collection Yang Praktis dan Efektif ?

Debt Recovery Indonesia adalah layanan jasa dari kantor hukum / kantor advokat resmi untuk membantu banyak perusahaan baik dalam skala nasional maupun multinasional untuk melakukan Commercial Debt Collection. Cara yang dilakukan oleh Debt Recovery Indonesia adalah dengan melakukan pendekatan personal dan juga legal dengan menjaga etika dan profesionalisme yang ketat sehingga tidak menimbulkan resiko lebih jauh buat perusahaan baik dari segi hukum maupun bisnis. 

Debt Recovery Indonesia telah dipercaya oleh lebih dari 400 klien dari perusahaan nasional dan multinasional dengan lebih dari 50.000 kasus penagihan yang telah ditangani, juga telah mendapatkan berbagai penghargaan di bidang legal debt Collection. 

Cara yang dilakukan oleh Debt Recovery Indonesia terbukti mampu secara efektif mendorong debitur untuk membayarkan kewajibannya. Adapun secara umum tahap dan yang dilakukan Debt Recovery Indonesia untuk melakukan Commercial Debt Collection adalah :

  1. Mempelajari dan memastikan kelengkapan dokumen penagihan.
  2. Mempelajari dan menganalisa profil debitur, untuk memastikan efektivitas cara penagihan.
  3. Menentukan strategi, metode dan cara yang paling praktis dan efektif untuk melakukan Commercial Debt Collection.
  4. Membangun komunikasi dengan debitur dengan berbagai cara yang dimungkinkan, termasuk melalui surat, email, telp, whatsapp maupun pertemuan langsung
  5. Melakukan negosiasi dengan debitur dengan cara, trik dan strategi khusus yang dimiliki oleh Debt Recovery Indonesia.
  6. Melakukan kunjungan langsung ke tempat debitur

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *